Peringatan Baden Powell Day di Kwarran Bobotsari
Binamuda DKR Humas Penegak dan Pandega Terbaru

Pramuka di Kwarran Bobotsari Harus Meneladani Semangat Baden-Powell

Spread the love
Kwartir Ranting Kecamatan Bobotsari menggelar peringatan Baden Powell Day pada tanggal 22 Februari 2021.  Dewan Kerja Pramuka Penegak Pandega Kecamatan Bobotsari (DKR Bobotsari) melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk tanggungjawab dalam setiap kegiatannya. Dalam upacara tersebut, turut ikut serta perwakilan dari Ambalan di masing-masing gugusdepan di Kwartir Ranting Kecamatan Bobotsari.
DKR Bobotsari melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya, sebagai bentuk pelaksanaan program yang tersusun dalam rancangan program kegiatan. Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Bobotsari meminta seluruh anggota Pramuka untuk meneladani semangat Baden-Powell di masa sekarang dan yang akan datang. Semangat yang senantiasa membangkitkan motivasi, kreativitas pada generasi muda agar terampil menghadapi kemajuan teknologi tanpa meninggalkan karakter kebangsaan dan berakhlak mulia.
Sekretaris Kwarran Bobotsari, Kak Daniel Dwimawan mengatakan, Baden-Powell mengajarkan untuk terus memperjuangkan akan nilai-nilai luhur. Hal ini tentu tidak lepas dari tujuan pendidikan Gerakan  Pramuka yakni pembentukan karakter yang tangguh bagi generasi muda. Disinilah peran generasi muda dalam kehidupan di masyarakat, bangsa dan negara.

Memajukan Pramuka

“Maka kita harus bersama-sama memajukan Pramuka dengan diisi berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat,” ungkap Kak Daniel Dwimawan yang juga Andalan Cabang Urusan Penggalang Putra, di Sanggar Bakti Pramuka Kwarran Bobotsari, Komplek SMP Negeri 1 Bobotsari.
Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR) Bobotsari, Kak Andika Apri Nur Faizal mengatakan, peringatan ini untuk meneladani semangat dan perjuangan pendiri kepanduan dunia, Lord Robert Baden-Powell. Jangan sekali-kali melupakan sejarah, karena sejarah dapat menjadi cermin bagi kita untuk melangkah lebih maju dalam kehidupan.
“Walaupun sederhana, tapi peringatan ini sarat makna. Sebagai anggota Pramuka Indonesia, semangat dan spirit dari Bapak Pandu Dunia harus terus kita aplikasikan dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *