Sambut Bulan Bhakti Pramuka, SRC Pramuka Peduli Kwarran Bobotsari Siap Bergerak

 

Bobotsari- Kamis, (05/07), Beberapa perwakilan anggota Pramuli dari masing-masing bidang— kebencanaan, kemanusiaan, dan lingkungan hidup, melakukan pertemuan guna membahas mengenai kegiatan menyambut bulan bhakti. Pertemuan dilaksanakan sesuai protokol Kesehatan ketat dengan hanya 13 orang perwakilan yang hadir.

Kegiatan diawali dengan bincang-bincang ringan, guna mengeratkan tali persaudaraan. Dan karena pertemuan ini juga termasuk pertemuan perdana, semasa PPKM yang diberlakukan di Jawa-Bali.

“Barangsiapa ingin dilapangkan pintu rezeki untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari)

Pada pertemuan kali ini, kami membahas beberapa hal. Dimulai dari pemberitahuan ulang bahwa untuk menyambut bulan bhakti akan diadakan beberapa lomba, diantaranya; yang pertama ada lomba Siaga (8-10 tahun) yaitu membuat puisi bertemakan “Pramuka Berbakti Tanpa Henti”. Yang kedua ada lomba Penggalang (11-15 tahun) yaitu membuat video iklan layanan masyarakat dengan tema yang sama. Dan yang ketiga lomba Penegak, yaitu kreasi penegak virtual, dengan membuat video pendek.

 

Tetap Bermanfaat di Bulan Bhakti

Kemudian, untuk menyambut bulan bhakti pula, DKR bersama SRC Pramuka Peduli merencanakan untuk membuat sebuah kegiatan. Rencana kegiatan pertama adalah bekerjasama dengan PMI untuk menggalang Donor Darah di Hari Pramuka. Kegiatan ini masih dalam tahap persiapan, dengan mengakomodir pendonor se-kecamatan Bobotsari melalui Form Pendaftaran yang akan segera dibuat.

Kegiatan lain yang akan dilaksanakan yaitu memproduksi sebuah produk yang bermanfaat di masa pandemi seperti saat ini.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat menggelorakan api semangat pramuka dalam diri kita masing-masing. “Bikin suatu produk yang bermanfaat bagi masyarakat, jadi mereka juga turut merasakan kelangsungan bulan bhakti tersebut,” jelas Kak Daniel Dwimawan. Selaku Sekretaris Kwarran Bobotsari.

Mari, raih kembali persatuan dan kesatuan antar anggota pramuka. Baik di gugus depan, maupun wadah pramuka lainnya dengan hal-hal yang positif. Tetap patuhi protokol kesehatan, agar dapat meminimalisir angka penularan. Jika bukan kita, siapa lagi yang memulai? Jika bukan kita yang mempertahankan, siapa lagi yang akan meneruskan?

 

Kontributor : Rosse Eva Nurrul Alfiani (Satuan Reaksi Cepat Bidang Kemanusiaan)

Artikel Terkait

Leave a Comment